- Dukung Gerakan Zero Waste, Kecamatan Kaligesing Ikuti Grand Launching Gerakan Jelantah Jadi Rupiah
- Kecamatan Kaligesing Ikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu (PAW)
- Kecamatan Kaligesing Hadiri Sosialisasi Jamkesda dan Percepatan Digitalisasi Perlindungan Sosial
- Kecamatan Kaligesing Ikuti Bimtek Teknis Pembekalan Tim Pengawas dan Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa
- Kecamatan Kaligesing Gelar Pembinaan Siaga Trantib untuk Tingkatkan Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat
- Kecamatan Kaligesing Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
- Kecamatan Kaligesing Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi DPRD Kabupaten Purworejo ke-78 Tahun 2026
- Wakili Camat Kaligesing, Perwakilan Kecamatan Hadiri Forum Konsultasi Publik untuk Meningkatkan Sinergitas Pelayanan Damkar
- Kecamatan Kaligesing Mengikuti Sosialisasi Penyusunan Data Tanah Instansi Pemerintah di Kantor BPN Kabupaten Purworejo
- Camat Kaligesing Hadiri Sosialisasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Desa Tlogobulu
Dukung Gerakan Zero Waste, Kecamatan Kaligesing Ikuti Grand Launching Gerakan Jelantah Jadi Rupiah

PURWOREJO – Dalam rangka mendukung upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan mewujudkan Kabupaten Purworejo yang bersih serta minim sampah (Zero Waste), perwakilan Kecamatan Kaligesing mengikuti kegiatan Grand Launching Gerakan Jelantah Jadi Rupiah pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Ruang Arahiwang, Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo.
Gerakan Jelantah Jadi Rupiah merupakan salah satu upaya mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah atau minyak goreng bekas pakai. Minyak jelantah yang selama ini kerap dibuang begitu saja dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali melalui mekanisme pengelolaan yang tepat sehingga memiliki nilai ekonomi.
Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya tidak membuang minyak jelantah ke saluran air, tanah, maupun lingkungan sekitar karena dapat menimbulkan pencemaran. Selain menjaga kelestarian lingkungan, pengumpulan minyak jelantah juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Keikutsertaan Kecamatan Kaligesing dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab. Dukungan tersebut diharapkan dapat diteruskan melalui sosialisasi dan penggerakan masyarakat di tingkat kecamatan hingga desa.
Dengan adanya Gerakan Jelantah Jadi Rupiah, diharapkan tercipta kebiasaan masyarakat yang lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kabupaten Purworejo yang bersih, sehat, bernilai ekonomi, dan berwawasan lingkungan melalui gerakan Zero Waste.




